Abu Nawàh Kageugröp, Kageugröp Kakeuh....

Menggali informasi dan mencoba untuk berbagi

  • Home
  • About
  • Blogger
  • LiNk
Home » Aceh » Opini » Pilkada » Politik » Penembakan di Aceh....Kriminal Murni atau Konspirasi Politik

07 Januari, 2012

Penembakan di Aceh....Kriminal Murni atau Konspirasi Politik

Aksi kekerasan yang terjadi akhir – akhir ini di Aceh tergolong terorganisir, terencana dan sistematis. Hal ini terlihat dari setiap aksi kekerasan bersenjata sangat rapi modus operandinya.

Penembakan di Ulee Kareng, Bireuen, Aceh Utara dan Aneuk Galong modelnya sama. Ini tentu menimbulkan persepsi bahwa penembakan di aceh bukanlah suatu aksi kriminal murni melainkan ada konspirasi di balik rangkaian aksi kekerasan bersenjata di Aceh.

Tak bisa dipungkiri, kekerasan di aceh saat ini bukan lagi katagori kriminal biasa, tetapi sudah ada mafia konflik yang sedang mengobok–obok aceh/mengadu domba untuk kepentingan tertentu.

Motif kekerasan terjadi saat ini hampir sama ketika aceh masih dilanda konflik beberapa tahun silam, dimana sasaran penembakan juga yang menjadi korban adalah suku jawa. Sekarang motif yang sama kembali dipraktekkan di Aceh, seolah–olah aceh ingin dicitrakan bermusuhan dengan etnis lain, khususnya suku jawa. Ini benar–benar praktek politik fasisme yang di pertontonkan pada masyarakat, padahal belum tentu pelakunya adalah kelompok yang sedang bertikai.

Saat ini, aceh sedang dilanda konflik regulasi pilkada. Ada kubu yang sedang meminta aceh ditunda dan ada juga yang meminta tetap dilanjutkan. Seolah–olah sedang ada penggiringan opini bahwa yang melakukan ini adalah pihak yang terlibat dalam konflik regulasi pilkada.

Tragedi demi tragedi yg terjadi tidaklah mencerminkan kriminal murni atau faktor kecemburuan sosial seperti diungkapkan oleh Menkopolhukan Joko Suyanto. Kalau kesimpulannya hanya sebatas kecemburuan sosial, kenapa kejadiannya sangat sistematis dan terencana dengan matang.

Pelakunya kelihatan bukan satu orang, tetapi memiliki beberapa kelompok yang dengan mudah berpindah satu tempat ketempat yang lain. Bukankah ini membuktikan kekerasan di Aceh terskenario dan terencanakan? Bahkan sangat mencurigakan kalau aksi ala koboy ini dilakukan oleh orang–orang yang sangat terlatih dan punya ketrampilan khusus.

Oleh karenanya, saya ingin tegaskan bahwa kekerasan bersenjata sekarang bukan motif kecemburuan sosial, tetapi ini ada konspirasi tertentu untuk menggiring aceh ke dalam konflik SARA.

f
Share
t
Tweet
g +
Share
?
Unknown
1/07/2012
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Find Us :

Postingan Populer

  • Sosok pemimpin Tanoh Endatu...???
    (By : Ezzedin Al-Qassam)  Pro kontra mengenai pelaksanaan pemilihan kepala daerah di Aceh, terjawab sudah. Komisi Pemilihan Umum Pusat memer...
  • Dunia Gagal Melawan Narkoba...Saatnya Legalkan Ganja?
    INILAH.COM, Jakarta – Sebuah komite narkoba internasional menyatakan gagal atas perang melawan obat-obatan terlarang. Mereka malah me...
  • Pilkada Damai, Harapan Masyarakat Aceh
    Saatnya para elit politik Aceh bisa menunjukkan kepada seluruh bangsa Indonesia dan dunia bahwa Pemilukada di Aceh bisa berjalan fair dan de...
  • PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH oleh Mudjisantosa: sanggah di Pepres 16 tahun 2018 dan Per LKPP No. 9...
    PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH oleh Mudjisantosa: sanggah di Pepres 16 tahun 2018 dan Per LKPP No. 9... : Ada tiga macam sanggah yaitu   S...
  • Pembajakan Demokrasi
    SELAT Malaka dahulu terkenal dengan para perompak yang sering membajak kapal-kapal dagang yang melalui perairan Selat Malaka. Isu pembajaka...
  • Independen VS Partai Lokal
    (writen by : www.atjehpost.com) Lima tahun lalu, Aceh mendobrak yang mustahil di Indonesia. Damai setelah perang, istimewa diberikan kepada ...
  • Pilkada dan UUPA bagi Rakyat Aceh
    Apa pentingnya opsi Pilkada bagi masyarakat? Pada dasarnya masyarakat ingin lahirnya kepemimpinan baru yang ideal serta pro kesejahteraan ra...
  • Demi Atjeh Bak Mata Donja
    Written by TABLOID BERANDA | GAFFIN Alhamdulillah, walaupun Pak Cek, sudah  melanglang buana ke berbagai negara, tapi akhirnya...
  • Surat Hitler untuk Memusnahkan Yahudi
    New York - Sebuah surat yang ditandatangani Adolf Hitler, berisi pandangannya tentang Yahudi dan anti-Semitisme, diperlihatkan pada konf...
  • Sisi Manusia Seorang Hasan Tiro (Bagian 2)
    "Mahaguru dan Sebilah Rencong" Written by TABLOID BERANDA | GAFFIN.   Merekam cara 'Wali Nanggroe' menggembleng or...

Blog Archive

  • 2018 (1)
    • November (1)
  • 2017 (1)
    • Januari (1)
  • 2016 (7)
    • November (1)
    • Oktober (2)
    • Agustus (1)
    • Maret (3)
  • 2015 (3)
    • April (1)
    • Februari (1)
    • Januari (1)
  • 2014 (4)
    • September (1)
    • Mei (2)
    • Februari (1)
  • 2013 (4)
    • Desember (1)
    • Maret (2)
    • Januari (1)
  • 2012 (14)
    • Desember (2)
    • Agustus (1)
    • Juni (1)
    • April (2)
    • Maret (1)
    • Februari (3)
    • Januari (4)
      • Isu-isu Pokok RUU Aparatur Sipil Negara (ASN)
      • Awasi Kinerja PNS, Pemerintah Keluarkan PP Nomor 4...
      • Penembakan di Aceh....Kriminal Murni atau Konspira...
      • Jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) jenjang Eselon ...
  • 2011 (47)
    • Desember (2)
    • November (3)
    • Oktober (2)
    • September (6)
    • Agustus (1)
    • Juli (8)
    • Juni (17)
    • Mei (1)
    • April (2)
    • Maret (5)

Kategori

  • Aceh
  • Aceh News
  • Hukum
  • Islam
  • Kepegawaian
  • Opini
  • Pengadaan Barang dan Jasa
  • Pilkada
  • Politik
  • Umum
Copyright 2013 Abu Nawàh Kageugröp, Kageugröp Kakeuh.... - All Rights Reserved
Template by Ezzedin Al-Qassam - Powered by Blogger