Abu Nawàh Kageugröp, Kageugröp Kakeuh....

Menggali informasi dan mencoba untuk berbagi

  • Home
  • About
  • Blogger
  • LiNk
Home » Aceh » Sisi Manusia Seorang Hasan Tiro (Bagian 2)

27 Juni, 2011

Sisi Manusia Seorang Hasan Tiro (Bagian 2)

"Mahaguru dan Sebilah Rencong"
Written by TABLOID BERANDA | GAFFIN. Merekam cara 'Wali Nanggroe' menggembleng orang-orang di sekelilingnya. Hanya anak kecil yang mampu meredam amarahnya. Inilah sisi manusia Hasan Tiro. ***

Pagi-pagi Muzakir Abdul Hamid sudah rapi. Hari itu staf khusus 'Wali Nanggroe' Hasan Tiro ini mendapat tugas penting: menjemput Kuntoro Mangkusubroto, mantan Ketua Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias. Bergegas Muzakir memacu mobil menuju sebuah hotel yang berjarak 15 kilometer dari rumahnya. Tiba di sana, Kuntoro sudah menunggu. Ia didampingi Sekretaris BRR Teuku Kamaruzzaman dan Deputi Keuangan Amin Surbekti. Tak membuang waktu, mereka langsung bergerak menuju Apartemen Alby Blok 11 Norsborg, Stockholm, Swedia. Di sinilah Hasan Tiro menetap selama lebih dua puluh tahun.

Selain Wali Nanggroe, di sana telah menunggu Meuntroe Malek dan dr. Zaini Abdullah. Hari itu, pertengahan Mei 2007, Kuntoro datang ke Swedia dalam rangka lawatan ke Eropa untuk menemui sejumlah pimpinan negara donor yang telah menyumbang bantuan untuk Aceh pascatsunami. Rupanya, di sela-sela lawatannya, pria yang kini menjabat Kepala Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan itu merasa perlu menjenguk Wali Nanggroe.

Awalnya, Kuntoro sempat ragu apakah mungkin Tengku Hasan bersedia menerima dirinya. Apalagi, Wali dikenal belum pernah bersedia menerima perwakilan pemerintah untuk bertemu dengannya. Kekhawatirannya bertambah mengingat dirinya orang Jawa tulen. Namun, kekhawatiran itu tak terbukti. Dia disambut hangat. Pertemuan itu tak terjadi begitu saja. Sebelum berangkat, Kuntoro bertemu Malik Mahmud. Pertemuan pun dirancang.

Di depan Kuntoro, Malik menelpon Hasan Tiro.

Dari seberang, Hasan Tiro setuju bertemu. "Silahkan ke sana Pak Kun, silahkan ke sana," ujar Malik seperti ditulis dalam buku laporan BRR berjudul: ”Story: Feat of the Daunting Launch.” Ditemani secangkir kopi susu panas dan kue apel koka khas Swedia, mereka larut dalam obrolan hangat. Seperti kepada setiap tamu lain yang datang, Wali bercerita tentang sejarah perjuangan Aceh.

Perbincangan berlangsung dalam bahasa Inggris. Kuntoro lalu menggelar peta Aceh yang sengaja dipersiapkan sejak berangkat dari Banda Aceh. Dalam buku Story: Feat of the Daunting Launch, Kuntoro menggambarkan pertemuan itu penuh antusias

“Apa ini?,” tanya Hasan Tiro sambil menunjuk daerah yang diberi warna berbeda di atas peta

“Itu adalah kawasan yang terkena bencana tsunami. Kami sedang membangun rumah dan jalan di kawasan yang rusak ini.,” jawab Kuntoro

“Kalau ini apa?,” tanya Wali menunjuk ke lokasi yang diberi warna lain.

“Itu peta pertambangan dan sumber daya alam Aceh. Peta I dan Peta II adalah tentang pertambangan. Peta III tentang pertumbuhan dan persebaran penduduk. Satu lagi peta infrastruktur yang sedang kita bangun,” jawab Kuntoro.

“Good, very good. Aceh harus dibangun lebih baik, tanpa merusak sumberdaya alam,” pesan Wali.
Tak terasa, satu jam berlalu. Pertemuan berakhir. Kuntoro pamit sembari tak lupa menitipkan pesan agar Wali menjaga kesehatan. Yang membuat Kuntoro tersentak, ia seolah tak percaya ketika Wali mengantarnya hingga ke depan eskalator sambil melambaikan tangan.

Ketika Kuntoro menghilang dari pandangan, barulah Hasan Tiro kembali ke ruangannya. “Terlepas dari keyakinan politiknya, saya sangat hormat kepada Hasan Tiro. Beliau orang yang teguh pendirian dan konsisten memperjuangkan apa yang diyakininya sebagai sebuah kebenaran,” ujar Kuntoro di Banda Aceh kepada sejumlah staf di BRR, sekembalinya dari Swedia. [bersambung]

Catatan: artikel ini telah dimuat Tabloid Beranda, Edisi III, Juni 2011
f
Share
t
Tweet
g +
Share
?
Unknown
6/27/2011
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Find Us :

Postingan Populer

  • Dunia Gagal Melawan Narkoba...Saatnya Legalkan Ganja?
    INILAH.COM, Jakarta – Sebuah komite narkoba internasional menyatakan gagal atas perang melawan obat-obatan terlarang. Mereka malah me...
  • Demi Atjeh Bak Mata Donja
    Written by TABLOID BERANDA | GAFFIN Alhamdulillah, walaupun Pak Cek, sudah  melanglang buana ke berbagai negara, tapi akhirnya...
  • Pembajakan Demokrasi
    SELAT Malaka dahulu terkenal dengan para perompak yang sering membajak kapal-kapal dagang yang melalui perairan Selat Malaka. Isu pembajaka...
  • Sosok pemimpin Tanoh Endatu...???
    (By : Ezzedin Al-Qassam)  Pro kontra mengenai pelaksanaan pemilihan kepala daerah di Aceh, terjawab sudah. Komisi Pemilihan Umum Pusat memer...
  • Independen VS Partai Lokal
    (writen by : www.atjehpost.com) Lima tahun lalu, Aceh mendobrak yang mustahil di Indonesia. Damai setelah perang, istimewa diberikan kepada ...
  • Pengurus dan Kader PA Diminta Bersatu
    BANDA ACEH - Segenap pengurus, para kader dan simpatisan Partai Aceh (PA), serta Komite Peralihan Aceh (KPA) dan jajarannya diminta untuk b...
  • Referendum Calon Independen
    RAPAT Paripurna DPRA yang memutuskan menolak klausul tentang calon independen dalam Qanun Pilkada, sesungguhnya semakin mempertegas adanya...
  • Hasan Tiro, Sebilah Rencong dan Boh Manok Kom
    Written by TABLOID BERANDA | GAFFIN   “Lon deungo na yang meuneuk woe gampong. Boh manok kom mandum gata nyoe. Soe kirem boh manok k...
  • Waktu Azan
    "Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia" (QS. Al Isra': 53). "Sesungguhnya setan itu adalah musuh ba...
  • Biaya Rokok Kalahkan Biaya Kesehatan
    BANDA ACEH - Hasil survei yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Lhokseumawe mengungkapkan bahwa biaya pengeluaran warga di daerah ...

Blog Archive

  • 2018 (1)
    • November (1)
  • 2017 (1)
    • Januari (1)
  • 2016 (7)
    • November (1)
    • Oktober (2)
    • Agustus (1)
    • Maret (3)
  • 2015 (3)
    • April (1)
    • Februari (1)
    • Januari (1)
  • 2014 (4)
    • September (1)
    • Mei (2)
    • Februari (1)
  • 2013 (4)
    • Desember (1)
    • Maret (2)
    • Januari (1)
  • 2012 (14)
    • Desember (2)
    • Agustus (1)
    • Juni (1)
    • April (2)
    • Maret (1)
    • Februari (3)
    • Januari (4)
  • 2011 (47)
    • Desember (2)
    • November (3)
    • Oktober (2)
    • September (6)
    • Agustus (1)
    • Juli (8)
    • Juni (17)
      • Review Polemik Qanun Pemilukada Aceh
      • Demi Atjeh Bak Mata Donja
      • Hasan Tiro, Sebilah Rencong dan Boh Manok Kom
      • Sisi Manusia Seorang Hasan Tiro (Bagian 3)
      • Sisi Manusia Seorang Hasan Tiro (Bagian 2)
      • Sisi Manusia Seorang Hasan Tiro (1)
      • Independen VS Partai Lokal
      • Surat Hitler untuk Memusnahkan Yahudi
      • Dunia Gagal Melawan Narkoba...Saatnya Legalkan Ganja?
      • Itu Fitnah Besar
      • Pengurus dan Kader PA Diminta Bersatu
      • Syariat dalam Sandera Kontes Maksiat
      • Facebook Studio
      • Wow..Rancangan Titanic Terjual Rp 3,1 Triliun
      • Biaya Rokok Kalahkan Biaya Kesehatan
      • SKB Cuti Bersama 2011
      • Waktu Azan
    • Mei (1)
    • April (2)
    • Maret (5)

Kategori

  • Aceh
  • Aceh News
  • Hukum
  • Islam
  • Kepegawaian
  • Opini
  • Pengadaan Barang dan Jasa
  • Pilkada
  • Politik
  • Umum
Copyright 2013 Abu Nawàh Kageugröp, Kageugröp Kakeuh.... - All Rights Reserved
Template by Ezzedin Al-Qassam - Powered by Blogger